Nilainya Jelek, Siswi Ini Bukannya Dapat Dukungan Malah Kena Aniaya Hingga Disebut Pelacur



Anak wanita memang menjadi suatu kebanggaan tersendiri bagi sejumlah kalangan orang tua, akan tetapi ada juga mereka yang tidak menghendaki anak perempuan, sehingga kala dilahirkan rasa membenci sudah ada.

Tentu saja kalau kejadian seperti itu akan terasa berat banget bagi anak tersebut, lantaran kehadirannya tak diterima oleh salah seorang tuanya. Bahkan bisa jadi ketika sudah tumbuh dewasa tidak menutup kemungkinan akan menjadi hal seperti ini.

Pengalaman pilu seorang wanita bernama Dyah Pancasona baru-baru ini menghebohkan Twitter lantaran mengalami kekerasan karena nilai sekolahnya turun. Bahkan, orang tuanya sampai memukulinya hingga menyebutnya sebagai pelacur.

Curhatan tersebut ia bagikan di akun Twitter pribadinya @SaktiPancasona, Rabu (18/8/2021). Di postingan itu ia membeberkan kisah pilu yang dialaminya karena nilai sekolahnya menurun hingga mendapat perlakuan kekerasan dari orang tuanya.

Diceritakan, saat masih duduk di bangku SD, Dyah mengaku sudah sering mendapat ancaman dan kekerasan dari orang tuanya jika tidak mendapatkan nilai tinggi. Apalagi, sang ibu disebut selalu meminta agar dirinya mendapat nilai tinggi di sekolah yakni 97. Jika tidak demikian, ia disebut akan disiksa.

"Kalau nggak 97 pasti digebukin mama hahahaha dan itu berulang sampai SMP di mana nilai gue turun ke 88-95, habis gue digebukin dikatain lon**, macam macam lah dan nggak ada yang nolong," tulis Dyah di Tweet-nya tersebut.

 


Begitulah pengakuan wanita bernama Dyah tersebut. Ia mengalami pemukulan itu hingga dirinya SMP. Menurut pengakuannya, kala itu ia hanya mendapat nilai 88 sampai 95. Dengan arti, nilai tersebut tidak mencukup standar orang tuanya yang merupakan seorang pengajar alias dosen.

Saat itu juga, ia mengaku dihajar oleh ibunya hingga menyebut dirinya sebagai pelacur. Selain itu, kata-kata tak pantas juga dilontarkan karena dianggap mempermalukan sang ibu. Hingga kemudian, ia lantas memutuskan pisah rumah dari ibunya saat menempuh pendidikan di bangku SMA karena dirinya tidak tahan mendapat kekerasan itu.

Tak cukup sampai di situ, kini saat dirinya kuliah juga mengalami kekerasan dari ibunya tersebut jika mendapat nilai tidak memuaskan. Bahkan, Dyah mengaku sempat ditampar oleh ibunya di depan gedung fakultas karena nilainya turun.

"SMA membaik karena pisah rumah, tapi pas kuliah ketemu bentar udah digaplok depan gedung fakultas. Gara-gara saya nggak mau atau bolos bolos kuliah buat nemenin doi jalan-jalan dan dikatain lon*** lagi," cerita Dyah.

Akibat perlakuan kekerasan yang terus dialaminya, Dyah mengaku tidak lagi dibiayai oleh ibunya itu. Meski demikian, wanita tersebut mengaku tidak keberatan dan malah senang karena dirinya sudah terlepas dari sang ibu dan tidak lagi mengalami kekerasan.

Dengan hal itu, setiap harinya, ia harus banting tulang untuk mencari uang demi membayai kuliahnya. Menurutnya, cara tersebut merupakan jalan satu-satunya agar dirinya tidak lagi mendapat perlakuan tak menyenangkan dari si ibu.

"Sekarang dilepasin alias bibu mutus dukungan finansia yang harusnya kewajiban dia hahaha. Jadinya aku banting tulang cari sana sini buat bayar kuliah sambil skripsian. Doain semoga masih kuat,ya. Memang susah, demi keselamatan aku terpaksa menjauh, kalau nggak ya nggak tau aku jadi apa," lanjutnya.

Kini, ia menyebut tengah menjalani masa skripsi sambil bekerja untuk membiayai keperluannya. Tak ayal, kisah wanita tersebut membuat publik di dunia maya tercengang lantaran tak menyangka seorang ibu bisa melakukan hal itu.

"Anak disuruh berbakti pada orang tua, tapi kalau kasusnya gini, susah, ya. Ngomongnya jelek sikapnya kasar," tulis @syf_un.

"Heran, kok kakak bisa dapet ortu kayak gitu, sih?," sahut @ichaaa987.

"Jauh-jauh ya dari mamamu itu udah parah banget main tangan. Semoga kakak bisa sukses ya, kalau ada rasa trauma ke psikolog aja, semangat, kak," timpal @Pjiminchimm.

 

Berlangganan update artikel terbaru via email:

0 Response to "Nilainya Jelek, Siswi Ini Bukannya Dapat Dukungan Malah Kena Aniaya Hingga Disebut Pelacur"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel