Cerita Guru Honorer yang Masih Miris di Tanah Air, Hanya Ratusan Bahkan Puluhan Ribu Per Bulan!


 

Sebagaimana yang kita tau bahwasanya guru terbagi menjadi beberapa bagian, dimana ada yang berada dibawah naungan pemerintah langsung, lembaga pendidikan mandiri, yayasan, hingga sukarelawan. Akan tetapi yang sering kali membuat miris yakni para guru honorer.

Dimana sekarang ini masih belum ada perhatian lebih serius terhadap guru honorer secara merata, sehingga mereka harus mengikat perut untuk mempertahankan hidup.

Tak bisa dimungkiri, nasib guru honorer di Tanah Air saat ini sangat memprihatinkan. Bahkan, perbandingan kesejahteraan mereka dengan guru PNS cukuplah miris. Sama halnya dengan video yang belakangan heboh di media sosial yang memperlihatkan gaji honorer hanya sebesar Rp315 ribu.

Di video itu seorang guru honorer di Bengkulu membeberkan gajinya yang sangat kecil hingga mengundang perhatian publik. Terlihat jelas, slip gaji yang tampak di video tersebut tak sampai Rp500 ribu per bulannya. Padahal, guru yang bersangkutan merupakan wali kelas.

"Nasib guru honorer, kerjaan serius gajinya main-main," bunyi tulisan yang diunggah di akun Instagram @viralkak pada Kamis (19/8/2021).

Dalam video diceritakan, ia setiap harinya mengawasi para siswa di laboratorium tersebut dan hanya digaji Rp150 ribu per bulan. Tak cukup sampai di situ, ia juga ditunjuk sebagai wali kelas dengan gaji yang lebih kecil lagi yakni Rp45 ribu.

 


Lebih mirisnya lagi, guru yang mengajar di sebuah sekolah di Bengkulu tersebut ternyata hanya punya jam mengajar selama 6 jam setiap bulannya. Dari total jam mengajar itu, ia menerima bayaran Rp120 ribu.

Jika ditotal, bayaran mengajar ditambah jadi pengawas laboratorium dan wali kelas, guru honorer itu menerima gaji total Rp315 ribu setiap bulannya. Namun, rupanya ia tak bisa menerima uang dengan jumlah tersebut lantaran mendapat potongan gaji.

Potongan gaji tersebut ia terima karena dirinya meminjam uang Rp800 ribu dari koperasi sekolah. Pinjaman tersebut kemudian dicicil Rp100 ribu per bulan lewat pemotongan gaji. Selain itu, ada juga potongan sosial sebesar Rp2 ribu. Hingga kemudian gaji bersih yang diterima pada 15 Agustus lalu sebesar Rp213 ribu.

Tak ayal, gaji yang diterima oleh guru honorer yang bersangkutan sontak membuat publik di dunia maya menangis. Apalagi, tanggung jawab guru di Bengkulu tersebut cukuplah banyak. Mulai dari penjaga laboratorium hingga wali kelas.

Banyak warganet menganggap gaji tersebut sangatlah tidak manusiawi. Terlebih, pekerjaan guru honorer itu dianggap sangat serius yaitu mengajar generasi bangsa, namun gajinya disebut seperti main-main.

Publik pun turut prihatin dengan kesejahteraan guru tersebut yang memiliki gaji yang tidak masuk akal. Bahkan, banyak yang meminta kepada pemerintah agar lebih memperhatikan nasib guru honorer terutama di pedalaman.

"Yang beginian patutnya jadi PNS, guru-guru yang di pelosok-pelosok tapi tetap rajin ngajar, mereka-mereka itu yang seharusnya berhak jadi PNS tanpa syarat. Udah terbukti perjuangannya, bukan cuma mesti modal pintar tapi membodohi," tulis @aa_nurull__.

"Iya, kenapa, sih? Saudaraku guru SD cuma gaji Rp300 ribu. Sedangkan aku nggak kuliah, kerja biasa doang gaji hampir Rp3 juta. Kayak kenapa sih, nggak adil," sahut @nandahavf.

"Memang sedih kalau jam mati dari satu bulan kerja, gaji dihitung honor 1 minggu, yang 3 minggu kerja bakti," timpal @nanonaoo31.

Berlangganan update artikel terbaru via email:

0 Response to "Cerita Guru Honorer yang Masih Miris di Tanah Air, Hanya Ratusan Bahkan Puluhan Ribu Per Bulan!"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel