Ayah Ini Rela Jalan Kaki Bogor-Bandung Demi Bisa Belikan Hp Untuk Anak, Sempat Dikerjai Anak Punk Juga!


 

Perjuangan seorang ayah untuk memenuhi kebutuhan keluarganya memang luar biasa, dimana beliau berani berkorban demi apapun asalkan sang anak atau keluarga bisa hidup bahagia. Walaupun terkadang ada yang bersifat kejam, akan tetapi masih banyak ayah baik hati di luar sana yang rela berkorban demi anak.

Seperti dalam cerita berikut, dimana seorang ayah rela menempuh perjalanan ratusan KM demi bisa membelikan HP untuk anak.

Perjuangan seorang ayah berjalan kaki dari Bogor ke Bandung demi membeli HP untuk anaknya baru-baru ini membuat publik menitikkan air mata. Bayangkan saja, lelaki yang merupakan kaum disabilitas tersebut menempuh perjalanan ratusan kilometer.

Kisah tersebut dibagikan oleh akun TikTok @sdfhnbffj, Selasa (17/8/2021). Di video berdurasi singkat itu terlihat seorang lelaki  memakai peci putih datang ke sebuah toko penjual ponsel di Bandung, Jawa Barat.

Anehnya, ia terlihat tidak langsung menuju penjaga toko melainkan menulis di secarik kertas. Hal itulah yang membuat perekam video dan seorang rekannya terheran-heran. Hingga kemudian, mereka pun mengetahui lelaki ternyata merupakan kaum disabilitas.

Di tulisannya tersebut, lelaki bernama Tikno itu mengaku ingin membeli HP untuk anaknya. Namun, ia hanya memiliki Rp600 ribu yang merupakan upah kerjanya sebagai kuli bangunan di Bogor. Bahkan, ia juga mengaku tak keberatan jika jumlah uang tersebut hanya mampu membeli HP bekas.

 "Assalamualaikum, bapak dan ibu. Mohon izin apa uang ini cukup untuk buat HP. Maaf, saya mau belikan anakku Putri HP buat belajar dan uang ini hasil kerja kuli bangunan. Biar saya pulang jalan kaki Bandung-Surabaya asal bisa terbeli HP buat anakku Putri, HP seken tak apa-apa buat putriku," bunyi tulisan yang tertera secarik kertas tersebut.

Sontak, membaca hal itu, penjaga toko tersebut mengaku terharu melihat perjuangan seorang ayah yang rela berjalan dari Bogor ke Bandung demi beli HP untuk anaknya. Meski hanya bekerja sebagai kuli bangunan, lelaki itu tak mau anaknya tidak bisa belajar online karena tidak punya HP.

Lebih sedihnya lagi, ia mengaku tak keberatan berjalan kaki pulang ke Malang asal uang Rp600 ribu tersebut bisa membeli HP untuk anaknya. Menurutnya, ponsel itu lebih penting ketimbang perjalanannya yang harus mencapai ratusan kilometer.

 


"Bapak dan Ibu saya jalan mulai tadi tak ada yang mau. Saya butuh HP buat anakku Putri. Saya biar jalan kaki dari Bandung-Surabaya asal putriku punya HP," lanjut bunyi tulisan tersebut.   

Sambil mengusap air matanya, lelaki itu terlihat sangat senang lantaran sang anak akhirnya bisa memiliki HP untuk digunakan belajar online. Dari video tersebut, terlihat Tikno membeli HP merek Mito karena dirinya hanya memiliki Rp600 ribu.

Dengan hal itulah, penjaga toko tersebut tak tega melihat perjuangan lelaki itu yang berjalan kaki dari Bogor ke Bandung. Mereka kemudian memberi bantuan berupa uang untuk bekal membeli makanan saat pulang ke kampungnya di Malang dengan berjalan kaki.

Apalagi, lelaki itu disebut sempat dikerjai anak punk. Dompet hingga ponselnya pun ludes diambil oleh kelompok jalanan tersebut hingga membuatnya terpaksa jalan kaki demi membeli HP anaknya. 

@sdfhnbffj

sehat sehat ya pak:')#fyp #malang #ayahpahlawanku

♬ Ayah - Seventeen

Tak ayal, kisah perjuangan seorang ayah tersebut telah dilihat lebih dari 440 ribu kali dan membuat warganet menangis. Bahkan, banyak yang ingin membantu lelaki itu lantaran tak tega melihat kaum disabilitas tersebut berjalan kaki dari Bogor hingga ke Malang.

"Ayo open donasi bisa bapaknya bisa pulang," tulis @zahra.

"Gue takut si Bapak kenapa-kenapa di jalan kayak diadang preman atau apalah," sahut @strawberry.

"Ya Allah Bandung-Surabaya jauh banget kalau jalan kaki bisa berhari-hari," timpal @wtlrmn.

Berlangganan update artikel terbaru via email:

0 Response to "Ayah Ini Rela Jalan Kaki Bogor-Bandung Demi Bisa Belikan Hp Untuk Anak, Sempat Dikerjai Anak Punk Juga!"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel