Dulu Anak Tukang Cuci, Sekarang Telah Punya Perusahaan Laundry Sendiri


 

Sukses memang tidak memandang latar belakang, dimana ada kalanya seseorang malah bisa lebih berkarya ketika kondisinya tengah terpuruk. Berbagai macam hal rintangan dan cobaan yang diterima dalam hidup sebelumnya bisa menjadikan seseorang lebih sukses di masa mendatang.

Seperti yang dialami oleh wanita berikut, meski pada dasarnya hanya anak buruh cuci, namun ketika sudah dewasa telah berhasil mendirikan perusahaan loundry sendiri. Dan tentunya hal demikian tidak bisa terjadi tanpa seorang ibu.

Ibu adalah sosok yang sangat istimewa dan tiada duanya bagi setiap anak. Ibu juga merupakan seseorang yang tempatnya tak akan pernah bisa digantikan siapapun itu, bahkan oleh ayah sekalipun. Sejauh apapun kita pergi baik itu untuk menuntut ilmu, berbakti pada suami atau kerja, ibu tetap menjadi tempat pulang terbaik.

Ibu adalah sebaik-baiknya tempat mencurahkan isi hati, tempat berbagi rahasia dan tempat untuk berkeluh kesah pun menyampaikan kabar paling bahagia. Inilah alasan kenapa ibu adalah sosok yang sangat istimewa juga tiada duanya.

Cinta yang paling tulus di dunia adalah cinta ibu untuk anak-anaknya. Kasih sayang ibu tidak pernah ada duanya. Seburuk apapun perilaku anak, ibu adalah sosok yang tetap bangga padanya. 

Ibu adalah sosok yang bisa menerima baik dan buruknya anak dengan tulus, ikhlas dan sabar. Dengan segala keterbatasan yang ada dalam dirinya, ibu akan tetap memberikan yang terbaik untuk anaknya. Sosok seorang ibu juga dapat menjadi inspirasi anaknya untuk meraih kesuksesan.

Mungkin kebanyakan orang berpikir bahwa kesuksesan dipandang dari seberapa besar materi yang ia punya atau yang ia miliki, atau kepintaran atau hard skillss apa yang dia punya untuk mencapai kata sukses. Untuk menjadi sukses kita bisa mulai dengan hal-hal kecil yang kita mampu lakukan, seperti kisah berikut ini.

Seorang wanita di Afrika viral dan menjadi bahan perbincangan lantaran kisahnya dalam membangun bisnis. Bernice Mohale merupakan gadis berusia 26 tahun yang berhasil menjadi pengusaha jasa laundry karena terinspirasi dari kisah ibunya. 

Jasa laundry adalah proses pencucian untuk menghilangkan berbagai jenis kotoran dan noda serta proses  sanitasi pada tekstil. Industry laundry dapat di bagi menjadi enam segmen utama. Komersial, industrial, rumah sakit, kelembagaan, on-premises dan laundry koin. Keterbatasan waktu dan tenaga para tukang manual, membuat mereka membatasi diri dalam menerima permintaan konsumen. 

Berbisnis laundry mengandalkan kuantitas yang besar karena keuntungan perpotong dari sisi nominal tak terlalu besar. Maka, pemasaran atau jumlah cucian sangat menentukan kapan investasi anda berbalik modal dan seberapa besar keuntungan yang didapatkan.

Prospek yang baik dan tingkat kebutuhan cuci pakaian yang cukup tinggi membuka peluang untuk investasi kecil-kecilan dengan tawaran keuntungan menggiurkan. Tarif jasa yang terjangkau mampu menarik konsumen untuk meninggalkan aktivitas mencuci pakaian dan menyerahkannya kepada mesin laundry. Banyak pengusaha kepincut untuk menjalani bisnis laundry kiloan. Keuntungan yang bisa didapatkan dari bisnis ini memang menarik.

Bisnis laundry merupakan bisnis yang mengandalkan jasa sehingga sangat penting untuk berorientasi pada kepuasan pelanggan. Mendapatkan pelanggan yang loyal merupakan suatu keberhasilan bagi bisnis. Yang perlu di pertimbangkan di awal adalah modal. 

Agar dapat mengembangkan bisnis laundry kiloan, anda harus memahami karakteristik bisnis ini secara rinci. Seluk-beluknya secara lengkap, seperti kebutuhan air, listrik, system bisnis, fakor yang membuat orang berkeinginan menggunakan jasa laundry dan harga jual.

Diketahui, ibunya telah bekerja sebagai tukang cuci selama 11 tahun. Ia pun berpikir dan merasa terdorong untuk membuat jasa laundry yang lebih besar dan mudah dijangkau oleh banyak orang. Kini, lahirlah perusahaan jasa pembersih bernama Pristine Serv miliknya.

Melalui laman Twitter @KasiEconomy, pemilik akun menceritakan bahwa ibu Bernice merupakan tulang punggung keluarga sehingga harus bekerja sebagai tukang cuci untuk mencari nafkah.

Meski berprofesi pada bidang yang sama seperti ibunya, Bernice terbilang sukses karena mampu membentuk dan mengembangkan jasa laundry yang lebih besar dengan pasaran yang semakin luas.

Berbeda dengan jasa laudry pada umumnya, Bernice memiliki website untuk usahanya tersebut. Dalam situsnya, terdapat berbagai jenis layanan yang ditawarkan. Bukan hanya jasa laundry, Bernice juga menawarkan jasa membersihkan rumah dan lantai.

Selain itu, ia juga mencantumkan besaran biaya untuk setiap layanannya. Tentunya, hal tersebut semakin memudahkan pelanggan untuk memilih layanan sesuai dengan kebutuhannya. Para pelanggan juga bisa memesan layanan secara online dan memilih sendiri waktu yang diinginkan.

Kisah Bernice pun menjadi viral dan mendapat berbagai tanggapan dari warganet. Tak sedikit yang kagum karena kerja keras dan semangatnya.

“Bernice, semoga Tuhan memberkatimu dengnan limpah,” tulis Ayana.

“Tolong beritahu di area mana Anda memberikan layanan Anda,” tulis Ceevee_Berg.

“Nona Bernice melakukan hal-hal kecil. Bagus sekali,” tulis @konspirasi_

 

Berlangganan update artikel terbaru via email:

0 Response to "Dulu Anak Tukang Cuci, Sekarang Telah Punya Perusahaan Laundry Sendiri"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel