Viral Sopir Angkot yang Tak Mau Dibayar, Kata-katanya Bikin Hati Tersentuh



Setiap orang pada dasarnya dianjurkan untuk bersedekah kepada orang lain, akan tetapi dalam membantu seperti ini tidak melulu berupa uang. Melainkan bisa menggunakan jasa ataupun rasa iba terhadap orang lain akan suatu hal.

Dengan demikian, orang yang tidak memiliki rezeki berlimpah sekalipun dapat melakukannya. Itu tercerminkan dari sopir angkot satu ini yang mana tidak ingin dibayar seharian.

Sedekah atau berbagi dengan sesama merupakan amalan yang dicintai Tuhan. Bahkan disebut sebagai ibadah yang istimewa dan mampu menghapus dosa.

Terkadang, membahagiakan orang lain tidak harus dalam bentuk uang. Berbagi berupa jasa dan kebaikan pun sudah sangat berarti, seperti yang dilakukan sopir angkot satu ini.

Selama seharian penuh, ia tak mau menerima bayaran dari para penumpang. Selain itu, terdapat pengumuman yang ditulisnya dan jadi sorotan.

Sosoknya seraya memberi tamparan keras, bahwa sedekah tidak harus menunggu kaya.

Seorang sopir angkot yang tak mau disebutkan namanya tengah viral di media sosial. Ia seakan menjadi teladan.

Selama seharian, sang sopir tidak mau menerima bayaran. Ia menggalakkan ‘Jumat Berkah Gratis’ di mobilnya.

Video itu pertama kali diunggah di laman TikTok oleh akun @jennay05_ dan viral di sejumlah media sosial lain. Awalnya si pemilik akun tidak percaya.

Bila selama seharian tidak menerima pemasukan. Lantas bagaimana dengan setorannya. Tak disangka ternyata benar sopir tersebut tidak memungut biaya sama sekali.

Cerita pengalaman si pemilik akun berlanjut. Saat dirinya sampai di tujuan, sempat memaksa sang sopir menerima upah. Tapi tetap saja ditolak.

Kondisi angkot yang ramai, tak menyurutkan niat baik sang sopir. Ia tetap memberi tumpangan gratis di hari Jumat.

@jennay05_

subhanallah 🥺#fyp #angkot #fypシ

♬ original sound 🤗 - fighting

Berlangganan update artikel terbaru via email:

0 Response to "Viral Sopir Angkot yang Tak Mau Dibayar, Kata-katanya Bikin Hati Tersentuh"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel