Sudah Tak Punya Semangat Hidup, Kakek Ini Berdoa Untuk Diambil Saja Nyawanya



Namanya juga keluarga dimana sudah seharusnya saling membantu apabila ada kesusahan, terlebih kalau itu seseorang yang sudah tua. Perhatian lebih harus ada di setiap dirinya, dikarenakan memang mereka yang telah merawat dan melindungi kita selama ini.

Mungkin beberapa ada yang bersikap kejam terhadap kita selama ini, namun hal seperti itu tidak perlu dibalas dengan kejahatan pula. Rasa kasih sayang harus tetap ada dan diberikan untuk mereka.

Hidup mungkin terasa begitu berat dan sulit bagi sebagian orang di dunia ini. Terutama bagi mereka yang ditinggalkan oleh keluarganya sendiri di usia senjanya sehingga harus hidup sebatang kara dalam kondisi yang memprihatinkan.

Hal inilah yang harus dijalani oleh seorang kakek berikut ini. Beliau bernama Kakek Bani yang merupakan orang Makassar. Beliau ditinggalkan oleh keluarganya sejak lama dan harus hidup seadanya sebatang kara seperti ini.

Beliau kini tinggal di sebuah gubuk berukuran kecil yang ditutupi terpal bagian depannya. Hidup dalam kondisi yang demikian, membuat beliau kerap tak sanggup menjalani kehidupannya yang begitu keras ini.

Kakek Bani bahkan seringkali minta kepada Tuhan agar segera diambil nyawanya tetapi umur beliau justru dipanjangkan. Beliau mengatakan bahwa dirinya sering berdoa agar diberi sisa hidup seminggu lagi tetapi justru diperpanjang terus.

Terkadang beliau hari itu sakit keras, tetapi keesokan harinya sudah sembuh. Namun, Kakek Bani mengatakan sambil menahan air matanya bahwa beliau sudah tak kuat lagi hidup di dunia ini. Sungguh membuat hati sedih ya.

Video yang pilu ini dibagikan oleh pemilik akun TikTok @pitsu96 dan cukup mendapatkan perhatian dari netizen. Mereka memberikan berbagai komentar dalam video tersebut, ini beberapa di antaranya.

@pitsu96

♬ Yang Terbaik Bagimu - Jangan Lupakan Ayah - Ada Band

Berlangganan update artikel terbaru via email:

0 Response to "Sudah Tak Punya Semangat Hidup, Kakek Ini Berdoa Untuk Diambil Saja Nyawanya"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel