Dulunya Katolik Wanita Ini Putuskan Masuk Islam dan Hingga Kini Mantap Berjilbab



Tuhan menurunkan agama kepada umat manusia supaya manusia bisa menjalani kehidupan dengan baik. Agama pada intinya mengajarkan manusia tentang arti kemanusiaan. Dan agama atau keyakinan adalah sesuatu yang tidak bisa dipaksakan.


Manusia bisa memeluk agama atau sebuah keyakinan berdasarkan pengalaman hidupnya. Ada yang memeluk agama atau keyakinan sejak lahir dari orangtuanya. Ada juga yang memeluk suatu keyakinan setelah mempelajari dan mengalami suatu pencerahan dalam hidupnya, seperti kisah berikut ini.


Wanita pembuat konten di TikTok ini mengaku berasal dari keluarga Katolik di Kalimantan Barat. Ia mulai mengenal Islam waktu SMA karena sempat tinggal bersama dengan keluarga muslim. Ia menyaksikan aktivitas keagamaan keluarga muslim tersebut. Ia juga pernah mengantarkan anak orang muslim mengaji. Setelah lulus SMA, ia balik kampung. Di sanalah kemudian niat masuk Islam.


Namun, ia belum berani mengutarakan kepada keluarganya karena belum menemukan alasan yang kuat. Doa selalu ia panjatkan untuk menemukan alasan yang pas. Tiba-tiba datang seorang pria yang mengajaknya menikah. Jodohnya ini adalah teman lamanya yang beragama Islam. Temannya pun tidak meminta ia masuk Islam saat membangun rumah tangga. Pada momentum inilah, ia memberanikan diri mengutarakan ingin masuk Islam kepada keluarganya. 



 

Ia juga menegaskan masuk Islam bukan karena ada pria yang menikahinya. Tapi ia masuk Islam karena keinginan hati yang dalam dan merasakan ketenteraman. Ia sangat bersyukur, keluarganya tidak melarang dan calon suaminya, yang kini jadi suaminya, tidak memintanya apalagi memaksa masuk Islam. Atas dukungan seperti itu, ia pun mengunggah sebuah pengakuan tulus dengan judul "Salam Toleransi dariku dan keluarga" di akun TikToknya, Senin (31/5). Begini bunyi lengkapnya.


"Salam Toleransi dariku dan keluarga, orang Tua: Katolik, 4 saudara: Katolik, 6 keponakan: katolik Dan AKU: ISLAM, tahukah kalian, kebersamaa kami sangat indah, mereka begitu menghargaiku, begitu juga denganku, aku sangat menghormati tradisi mereka dan agama mereka, itu sesuatu yang luar biasa. Jadi kuharap kita semua bisa menjunjung nilai toleransi setinggi-tingginya" tulisnya.



 

@sunshineahah

Balas @haluuajaterus #voiceeffects udh ya intinya ini panggilan buat aku mengikuti ajaran Islam 🙏😊😇

♬ original sound - sunshineahah

Unggahan ini sekaligus untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan yang disampaikan netizen di kolom komentar akun TikToknya.


Kisah seseorang yang memasuki islam, juga dialami oleh Marcellina Elen Septianti. Hijabers dengan sapaan akrab Elen itu mengaku awalnya bukan Islam dari lahir tapi mualaf. Elen memutuskan untuk mualaf sejak 2014 saat masih duduk di bangku kuliah. Setelah mualaf ia pun langsung menggunakan jilbab secara konsisten. Hijabers berusia 23 tahun ini memiliki perjalanan panjang hingga akhirnya memilih Islam sebagai agama yang diyakininya ketika dewasa.


Saat berbincang dengan Wolipop melalui telepon, Elen mengatakan dulu agamanya masih Kristen Katolik hingga masuk kuliah setelah mendapat beasiswa di Universitas Negeri Semarang (Unnes) pada 2012. Karena melalui program beasiswa, Elen diharuskan untuk tinggal di asrama selama satu tahun.


Hijabers asal Cilacap, Jawa Tengah, itu mengatakan kegiatan di asrama bermacam-macam mulai dari memasak hingga tutorial hijab. Sampai pada suatu saat, Elen diminta menjadi model tutorial hijab di depan teman-temannya. Meski beda agama bagi Elen jilbab hanya kain saja bukan sesuatu yang perlu dikhawatirkan. Namun ternyata hatinya seperti terketuk ketika memakai jilbab.



 

"Saya terima saja toh cuma sekadar pakaian. Tapi pas berhijab saya merasa kok lebih cantik ya? Kok ngerasa nyaman ya? Setelah akhirnya pindah kos itu teman-teman sering suruh pakai jilbab. Yasudah kok lama-lama keterusan, terus ada keinginan coba ya keluar kos paka jilbab cuma masih sembunyi-sembunyi takut teman-teman salam paham, tapi ternyata itu awal mula saya tertarik dengan Islam," cerita Elen saat dilansir Wolipop, Selasa (2/5/2017).


Ketika kuliah berjalan masuk semester 2, Elen mengatakan ada pelajaran agama termasuk Kristen Katolik. Ia pun merasa ingin menjadi Katolik yang taat. Ia mengaku sering tanya-jawab dengan temannya yang seiman agar lebih taat ke depannya.


Selain mendalami Katolik, Elen juga tertarik belajar budaya Islam dan sering berbincang dengan temannya yang muslim. Ia senang melakukan dialog tentang agama. Hingga akhirnya Elen merasa ada ketertarikan lebih dalam tentang agama Islam.


"Titik baliknya ketika saya ingin lebih taat ke Katolik tapi juga ingin tahu tentang Islam. Ternyata saya juga sering salah tentang agama Islam. Awalnya saya pikir Tuhannya itu Muhammad tapi ternyata Allah yang tidak berwujud. Saya salah kaprah gitu. Padahal Muhammad itu Nabi, akhirnya saya semakin tertarik," tambah wanita yang mengambil jurusan Pendidikan Guru Sekolah Dasar itu.



 

Semenjak itu, Elen jadi merasa bimbang dengan agamanya sendiri. Ia pun memutuskan untuk tidak beribadah selama kurang lebih satu tahun. Kebimbangan menyelimuti hijabers berparas manis ini. Bahkan hal tersebut diakui Elen sempat membuat keluarga merasa sedih karena ia tidak pergi ke gereja serta ikut merayakan Paskah.


Kemudian di 2014 ia meminta izin kepada sang ibunda untuk memeluk Islam. Awal minta izin tentu tidak diperbolehkan. Elen tidak menyerah dan terus minta izin hingga tepat pada 20 Juli 2014 ia memutuskan untuk menjadi mualaf. Ia merasa sudah benar-benar kepayahan karena selama setahun tidak memiliki 'keyakinan' padahal Elen sendiri sudah belajar bagaimana tata cara salat dan menghapal surat-surat pendek.


"Saya cuma tinggal dapat izin dari ibu saja, tepat 20 Juli 2014, itu satu minggu sebelum Lebaran, saya terakhir kali minta ibu untuk masuk Islam. Ibu itu mikirnya saya terpengaruh sama pacar karena saya kuliah jauh dan ibu nggak mengerti. Saya sampai bilang kalau menurut ibu saya pindah Islam karena pacar saya, saya akan putus sekarang. Terus waktu itu ibu sambil nangis bilang yasudah kalau itu keputusan kamu yang penting ditekuni, wajibnya lima waktu jangan dilanggar," lanjut Elen.


Akhirnya Elen memutuskan untuk menjadi mualaf di mushalla dekat rumahnya. Dibantu tetangga dan ustad di tempat tinggalnya, ia pun masuk Islam. Satu yang buat terharu sekaligus sedih menurut Elen setelah masuk Islam adalah ketika ia pulang ke rumah. Ia disambut suka cita oleh kedua adiknya namun tidak dengan sang ibunda.


"Waktu saya mau mualaf yang bantu itu tetangga dari mushalla dia yang panggil ustad dan ngumpulin warga agar mereka tahu. Pulangnya saya disambut sama dua adik saya, didoain sama mereka padahal mereka masih Katolik. Tapi saya sedih karena ibu saya tiga hari nggak mau ngomong sama saya. Saya puasa, buka sendiri, sahur sendiri, paling berat itu, dicuekin sama teman atau saudara bisa diatasi, tapi kalau sama ibu sendiri rasanya susah," tambahnya.


Meski ibunya sempat tidak memberikan restu namun saat ini sudah memberikan dukungan penuh. Bahkan sang ibunda diakui Elen sudah memeluk agama Islam sekarang walau belum satu tahun yang membuatnya semakin bahagia.


Sumber : https://www.helo.id/detail/10156/dulunya-katolik-wanita-ini-putuskan-masuk-islam-dan-hingga-kini-berjilbab.html

Berlangganan update artikel terbaru via email:

0 Response to " Dulunya Katolik Wanita Ini Putuskan Masuk Islam dan Hingga Kini Mantap Berjilbab"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel