Miris! Bantu Orangtuanya Cari Sesuap Nasi, Anak 12 Tahun Penjual Gorengan ini Malah Dipukuli Pemuda Sampai Terjatuh, Para Perempuan Tertawa Cekikikan dan Memvideokannya


Bukan cuman berjuang untuk melindungi diri dari virus yang mencoba menyerang saja, melainkan untuk sekarang ini bisa dikatakan menekan pengeluaran dan lebih giat dalam meraih pendapatan juga penting untuk dilakukan.

Terlebih sekarang kondisi perekonomian tengah sulit, terutama bagi mereka yang mengandalkan penghasilan harian.

Di saat pandemi dan masa sulit ini, punya anak yang mau membantu sudah disyukuri orangtua.

Sayang, kadang mereka harus berjuang tak hanya mencari pelanggan, tapi para pembully yang kadang merendahkan atau menyiksa.

Seperti salah satu anak bertubuh tambun berusia 12 tahun ini yang berjualan gorengan dengan sepeda.

RL (12), bocah penjual jalangkote (jajanan) di Kabupaten Pangkep, Sulawesi Selatan, menjadi korban bullying dan kekerasan dari salah seorang pemuda viral di media sosial.

Korban warga Jalan Batu Merah, Kelurahan Tala, Kecamatan Tala yang kesehariannya ini menjajakan jajanan Jalan Kote nya dengan mengendarai sepeda dihadang kelompok pemuda hingga terpelanting bersama sepedanya di sebuah lapangan rumput.

Tak sampai disitu saja, korban yang telah tersungkur bersama jajanannya itu masih tetap saja dikerjai oleh kelompok pemuda tersebut.

Bahkan, korban dipukuli dan didorong hingga tersungkur di selokan tepi lapangan rumput.

Kapolsek Ma’rang Iptu Sofyanto mengatakan, pihaknya langsung melakukan penyelidikan kasus bully bocah penjual jalan kote tersebut.

Hasilnya, delapan pemuda dalam satu geng itu berhasil diamankan. “Telah diamankan delapan orang pemuda yang mem-bully hingga memukul bocah penjual jalangkote yang videonya viral di media sosial. Salah seorang di antaranya delapan pemuda itu bernama F (26) warga Kelurahan Bonto-bonto, Kecamatan Ma'rang yang melakukan pemukulan terhadap bocah penjual jalan kote,” ungkapnya.

Sofyanto menjelaskan, peristiwa bullying terjadi di Jalan sebelah utara Lapangan Bonto-bonto, Kecamatan Ma'rang, Minggu (17/5/2020) sekitar pukul 17.30 Wita.

Akibat bully dan penganiayaan itu, korban menderita sejumlah luka di tubuhnya.

“Korban alami luka lecet pada lengan kiri. Kita sudah memintai keterangan korban dan mengamankan delapan orang pelaku. Kasus ini kita sudah limpahkan ke Polres Pangkep untuk proses lebih lanjut, karena adanya kerumunan warga dan keluarga korban di depan markas Polsek Ma’rang,” pungkasnya.

Untuk penyelidikan lebih lanjut, pelaku menjalani pemeriksaan intensif di Polres Pangkep, "Pelaku sudah kami amankan untuk di proses untuk kepentingan penyidikan," jelasnya.

Berlangganan update artikel terbaru via email:

0 Response to "Miris! Bantu Orangtuanya Cari Sesuap Nasi, Anak 12 Tahun Penjual Gorengan ini Malah Dipukuli Pemuda Sampai Terjatuh, Para Perempuan Tertawa Cekikikan dan Memvideokannya"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel