Tak Disangka Pemabuk Sekaligus Penzina Ini Ternyata Adalah Seorang Wali Allah


Ada berbagai macam jalan untuk menuju ke jalan yang benar, dan ternyata untuk jalan yang bisa ditempuh itu ada banyak, dimana umat bisa memilih dari beberapa pilihan yang tersedia. Akan tetapi dalam pilihan itu ada sematan dari penggoda yang jelas bisa menyesatkan.

Sebuah kisah di zaman sultan turki murad IV ini menjadi selayaknya menjadi sebuah kisah hikmah yang dapat kita ambil daripadanya. Sebuah kisah yang menunjukan bagaimana Allah memberikan petunjuk hambanya dalam berbuat amar ma'ruf nahi mungkar.

Kisah ini terjadi di zaman sultan turki Murad IV dimana di saat itu ia tengah merasakan sebuah kegundahan yang teramat sangat. Dalam kegundahan yang berkecamuk di hatinya tersebut ia memutuskan untuk melakukan patroli di kegelapan malam.

Ia pun memanggil seorang kepala pengawalnya yang mungkin saja kalau di zaman sekarang setingkat dengan pimpinan atau jendral pasukan pengamanan presiden.

Pada akhirnya ia menyamar untuk melihat realitas kehidupan warganya. Diantara waktu ia sedang blusukan malam seperti kebiasaan sang sultan, ia tak sengaja melihat seseorang yang tergeletak di atas tanah. Saat sang sultan menggerak-gerakan tubuh pria tersebut ternyata ia telah meninggal dunia.

Sultan pun memanggil orang yang lalu lalang untuk membantu mengangkat jenazah. Namun banyak jawaban orang yang lalu lalang membuat hati menjadi menangis. Banyak yang menolak untuk membantu sang sultan yang tengah menyamar tersebut menjadi rakyat jelata.

Banyak yang menjawab dan menolak dengan alasan bahwasanya orang yang meninggal tersebut adalah sosok pria yang hobinya maksiat seperti berzina dan meminum minuman keras.

Setelah berkallikali-kali mendapatkan penolakan pada akhirnya sang sultan menanyakan alamat rumahnya. Dan di beritahulah alamat rumah pria yang telah meninggal tersebut.

Setelah sampai di rumah sang istri kaget dan bersedih. Saat sang sultan bertanya alasan mengapa orang-orang menolak dan memberitahui sekaligus bertanya apakah suaminya seperti yang dikatakan seseorang. Mendengar hal tersebut sang istri seketika berhenti dari tangis sedihnya.

Sang istri pun berkata pada sang sultan bahwasanya ia telah menduga hal demikian dan memberitahukan suami semasa hidupnya. Diketahui suaminya seringkali beramal dengan cara yang tidak biasa.

Sang suami memiliki sebuah usaha yang mana keuntungannya ia sisihkan untuk membeli banyak minuman keras di setiap malam dan menyewa para wanita penghibur. Ia mengatakan bahwasanya hal tersebut ia lakukan untuk menyelamatkan generasi dari perbuatan maksiat berzina dan meminum minuman keras.

Minuman keras ia sering bawa kerumah untuk di buang di kamar mandi. Sang suami mengatakan pada istrinya yang khawatir karena masyarakat memandang suaminya adalah seorang pezina dan pemabuk. Dengan tenangnya ia mengatakan kalau tidak ada masyarakat yang mau menguburkannya biarlah sultan negeri, kepala pengaman kerajaan, dan seluruh ulama yang akan menguburkan dan mengurusi jenazahnya.

Mendengar hal tersebut lantas sang sultan terharu dan menangis. Saat itu juga ia pulang dan memberitahu para pejabat kerajaan dan seluruh ulama untuk mengurusi jenazah sang wali allah tersebut. Subhanallah sebuah kematian yang indah ditengah prasangka masyarakat yang tidak benar.

Sumber: satumedia.net.

Berlangganan update artikel terbaru via email:

0 Response to "Tak Disangka Pemabuk Sekaligus Penzina Ini Ternyata Adalah Seorang Wali Allah"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel