Ditanya Bagaimana Saat Bertemu Rasulullah, Bek Ajax Amsterdam Ini Menangis Sejadi-jadinya


Mencintai bukan sekedar ditujukan terhadap orang atau benda yang berwujud saja, dikarenakan cinta dan perasaan itu juga tak terwujud sehingga sesuatu yang tak tampak sekalipun bisa dicintainya. Bahkan ada beberapa rasa cinta terhadap sesuatu yang tak tampak lebih dalam ketimbang yang tampak.

Saat diingatkan dengan kekasih yang telah tiada, seseorang akan bersedih karenanya. Ia akan teringat dengan orang dicintai dengan sepenuh hati. Rasa rindu ingin bertemu mengalir sesak dalam dadanya.

Bagi seorang Muslim, kekasih sejati adalah Allah dan Rasul-Nya. Maka, ketika ia diingatkan tentang sosok Rasulullah, rasa rindu akan membuncah keluar dari dadanya. Rasa rindu bercampur malu seolah menyatu. Kemudian, memunculkan air mata yang tak lagi bisa terbendung.

Inilah yang dialami Hatem Trabelsi, seorang pemain bola salah satu klub Eropa ternama, Ajax Amsterdam. Bek asal Tunisia tersebut tidak sanggup menahan tangisnya saat seorang presenter bertanya bagaimana jika Rasulullah hadir di hadapannya. Sebuah pertannyaan khayalan menyentuh hati, bagi sesiapa yang sadar akan hakekat diri.

Maka, tanpa mengeluarkan sepatah kata pun ia terus menangis terisak-isak, berfikir tentang kehadiran Rasulullah SAW. Tubuhnya seolah lemas tak berdaya, bagaimana seandainya jika Rasul SAW menemuinya.

“Apa yang akan aku katakan jika Beliau datang?” “Apa yang akan aku perbuat jika Beliau datang?” “Aku rindu Beliau, tapi, sanggupkah aku bertemu dengannya?” Mungkin, kalimat-kalimat itulah yang bergejolak dalam hatinya.

Sumber:
www.kiblat.net

Berlangganan update artikel terbaru via email:

0 Response to "Ditanya Bagaimana Saat Bertemu Rasulullah, Bek Ajax Amsterdam Ini Menangis Sejadi-jadinya"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel